D4 Bidan Pendidik

Rabu, 01 Juni 2016

Macam-macam Diit Serta Tinggi Lemak

                        
1. Atkins Diet
    Diet yang memperbolehkan Anda mengonsumsi lemak dan protein, seperti daging merah, ayam, bebek, telur, keju, dan mentega, tapi membatasi konsumsi karbohidrat, seperti nasi, jagung, roti, kentang, ubi, singkong, dan talas harus disingkirkan atau di batasi konsumsinya.
   Kelebihan  : Dapat menurunkan berat badan dengan cepat, tanpa rasa lapar, tetapi tetap berenergi.
     Kekurangan:Bila dilakukan dalam waktu lama dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan hati. Selain itu, dapat meningkatkan risiko penyakit hipertensi, jantung koroner, stroke, dan kanker usus besar karena kurangnya asupan serat.tidak boleh dilakukan oleh penderita gangguan fungsi ginjal dan hati anak-anak dan remaja dalam masa pertumbuhan ,penderita luus, wanita hamil dan menyusui . diet ini juga tidak boleh di praktekkan dalam jangka waktu yang lama.
 2. The South Beach Diet
Diet ini menganut pola makan tinggi protein, membatasi lemak jenuh (hanya menggunakan lemak baik omega-3 dan 6, serta MUFA atau monounsaturated fatty acid), dan bebas mengonsumsi karbohidrat kompleks(kabohidrat dengan indeks glikemik rendah).
     Kelebihan   :Membantu melangsingkan tubuh tanpa rasa lapar, menurunkan kadar kolesterol dalam  tubuh, mengontrol gula darah dalam tubuh, dan dapat mencegah timbulnya penyakit jantung.
     Kekurangan :Mayoritas makanan yang boleh dikonsumsi berasal dari daging dan dairy product, sehingga hanya ada sedikit pilihan bagi Anda yang tidak suka susu dan produk olahan. Diet ini tidak di anjurkan untuk wanita hamil dan menyusui, anak-anak serta remaja dalam masa pertumbuhan. Penderita penyakit ginjal juga tidak di anjurkan ,karena konsumsi protein tinggi dalam jangka waktu lama akan memperbarat kerja fungsih ginjalsehingga ginjal dapat rusak.penderita penyakit apa pun harus berkonsultasi pada dokter sebalaum menjalankan diet ini agar kondisi kesehatannya tidak memburuk.
3. Zona Diet
     Diet yang mengombinasikan asupan nutrisi yang terdiri dari 40% karbohidrat, 30% protein, dan 30% lemak dari total kalori secara menyeluruh.
     Kelebihan  : Dapat membantu menurunkan berat badan secara efektif 1,5 kilogram dalam waktu satu minggu dan membuat kadar insulin dalam darah tetap terkontrol.
     Kekurangan :Selain perhitungan komposisinya yang cukup rumit, jumlah karbohidrat yang hanya 40% sebenarnya tidak cukup jika Anda memiliki aktivitas padat sehari-hari sehingga menyebabkan cepat lelah.
 4. Rawfood Diet
Diet tinggi buah dan sayur dan hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang. Makanan tidak dimasak matang untuk menghindari hilangnya vitamin dan zat lain yang bermanfaat bagi tubuh.
     Kelebihan  : Metode diet ini sekaligus dapat memperbaiki tampilan kulit, karena vitamin yang terserap dalam tubuh lebih banyak.
       Kekurangan:Kelemahan diet ini, jika diterapkan di Indonesia, adalah masih banyaknya penggunaan pestisida dan keamanan bahan baku yang perlu lebih dijaga kualitasnya.
 5. Bloodtype Diet
Diet sesuai dengan keistimewaan golongan darah. Golongan A dianjurkan sebagai vegan, karena cenderung memiliki risiko kardiovaskular; golongan B dapat mengonsumsi beragam makanan terutama olahan susu, daging, dan ikan; golongan AB merupakan pola makan gabungan golongan darah A dan B; serta golongan darah O dianjurkan mengonsumsi protein tinggi dan rendah karbohidrat karena cenderung lebih cepat mengalami kenaikan berat badan.
Kelebihan  : Kondisi emosi stabil, mudah mengurangi stes, dan mengembalikan ritme tubuh Anda secara alami.
     Kekurangan:Diet ini masih banyak memerlukan studi ilmiah, karena banyak pro kontra di dalamnya.
 6. The Cabbage Soup Diet
    Diet dengan hanya mengonsumsi sup kol selama tujuh hari berturut-turut dan makanan   rendah karbohidrat kompleks, protein, dan lemak.
    Kelebihan : Sangat cepat menurunkan berat badan dibanding diet lainnyakarena jumlah pasokan kalori sangat rendah.
      Kekurangan:Diet ini cepat menimbulkan rasa lapar. Asupan kalori yang masuk sangat rendah, sehingga dapat terjadi defisiensi vitamin dan mineral, dapat menimbulkan efek samping lemas, sakit kepala, menurunnya konsentrasi, dan perut kembung. Jika Anda ingin menjalani diet ini sangat dianjurkan untuk mengonsumi tambahan suplemen multivitamin dan mineral.tidak dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Tidak boleh diterapkan pada anak dalam masa pertumbuhan, wanita hamil dan menyusuia atau orang yang berada dalam pengawasan medis karena penyakitnya.dan dapat menyebab kan perut kembung atau rasa penuh di lambung yang dapat menimbulkan gas dalam saluran pencernaan.
 7. The Sugar Buster Diet
Diet dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks. Asupan makanan seperti ini akan  menyebabkan rasa cepat kenyang.
      Kelebihan   : Mampu menurunkan berat badan dengan cepat.
      Kekurangan: Diet ini sebenarnya adalah diet rendah kalori yang tidak seimbang. Jika melakukannya dalam waktu lama, tubuh akan menjadi kurang berenergi dan terasa lemas.
8. Dairy freee food diet
                        Konsumsi kabohidrat yang tidak mengandung gluten dan protein serta bukan produk susu termasuk keju dan mentega yang terbuat dari susu sapi.
                    Kelebihan   : Membantu mengatasi alergi protein susu sapi pada anak, membantu terapi   anak autisme, dan celiac disease dan membantu pelangsingan tubuh.

      Kekurangan: Menimbulkan defisiensi mineral dan vitamin tertentu sehingga perlu suplementasi multivitamin dan mineral.penderita penyakit ginjal harus berkonsultasi  dahulu.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar