D4 Bidan Pendidik

Kamis, 02 Juni 2016

PENERAPAN TEORI REVA RUBIN DALAM PRAKTIK KEBIDANAN


1. Pengertian Teori Reva Rubin
          Teori membahas tentang pencapaian peran sebagai ibu, untuk mencapai peran ini seorang wanita memerlukan proses belajar melalui serangkaian aktivitas atau latihan. Dengan demikian, seorang wanita terutama calon ibu dapat mempelajari peran yang akan di alaminya kelak, sehingga ia mampu beradaptasi dengan keadaan – keadaan yang dialaminya seperti perubahan - perubahan psikologis dalam kehamilan hingga setelah persalinan.
            Menurut Reva Rubin, seorang wanita sejak hamil sudah memiliki harapan-harapan antara lain:
·         kesejahteraan ibu dan bayi
·         penerimaan dari masyarakat
·         penentuan identitas diri

mengetahui tentang arti memberi dan menerima

2. Perubahan dan Reaksi Umum
    Perubahan yang umum terjadi pada waktu hamil
·         cenderung tergantung dan membutuhkan peran lebih untuk berperan sebagai calon ibu.
·         mampu memperhatikan perkembangan janin nya.
·         Membutuhkan sosialisasi .

3.  Reaksi umum pada kehamilan
           Trimester 1 : ambivalent , takut , fantasi , khawatir.
     Trimester 2 : perasaan lebih nyaman, kebutuhan mempelajari                                               tumbuh kembang  janin, pasif, egosentris, self centered.
·                Trimester 3 :perasaananeh, merasajelek, sembrono, merefleksikanterhadappengalamanwaktukecil.

4. Aspek yang diidentifikasikan dalam peran ibu
          Aspek-aspek yang diidentifikasi dalam peran ibu adalah gambaran tentang idaman, gambaran diri dan tubuh. Gambaran diri seorang wanita adalah pandangan wanita tentang dirinya sendiri sebagai bagian dari pengalaman dirinya, sedangkan gambaran tubuh adalah berhubungan dengan perubahan fisik yang tejadi selama kehamilan.
·         Ideal images : di dalamnya menyangkut hal-hal, kegiatan yang berkaitan dengan      bagaimana seharusnya menjadi seorang ibu.
·         Self Images  :  digunakan oleh wanita untuk menggambarkan tentang keadaan  dirinya. Hal ini terjadi ketika seorang ibu melihat dirinya terkait dengan peran ibu yang akan dilakukan (“siapakah aku?”). Gambaran diri seorang wanita adalah bagaimana wanita tersebut memandang dirinya sebagai bagaian dari pengalaman dirinya.
·         Body Images :  gambaran tubuh berhubungan perubahan fisik dan perubahan – perubahan spesifik lainnya. Dan perubahan – perubahan spesfik lainnya yang terjadi selama kehamilan dan masa setelah melahirkan.

  5. TAHAPAN
        Tahapan Psikososial :
·         Anticipatory stage : seorang ibu mulai melakukan latihan peran dan memerlukan                interaksi dengan anak yang lain.
·         Honeymoon stage : ibu mulai memahami sepenuhnya peran dasar yang dijalaninya. Pada tahap ini ibu memerlukan bantuan dari anggota keluarga yang lain.
·         Plateu stage : Ibu akan mencoba apakah ia mampu berperan sebagai seorang ibu. Pada tahap ini ibu memerlukan waktu beberapa minggu sampai ibu kemudianmelanjutkansendiriperannya.
·         Disengagement : Merupakan tahap penyelesain latihan peran sudah berakhir.
Depresi post partum

Ø  Banyak ibu mengalami perasaan “let-down “ setelah melahirkan , sehubungan dengan seriusnya pengalaman melahirkan dan keraguan akan kemampuan untuk mengatasi masalah secara efektif dalam membesarkan anak .
Ø  Umumnya depresi sedang dan dapat dibatasi 2 pekan kemudian
Ø  Adaptasi psikososial postpartum :
Ø  Konsep dasarnya peride post partum menyebabkan stres emosional terhadap ibu baru , bahkan lebih menyulitkan bila terjadi perubahan fisik yang hebat saat melahirkan .Keberhasilan masa transisi menjadi orang tua pada masa post partum di pengaruhi oleh:
a.      Respons dan dukungan dari keluarga dan teman
b.      Hubungan pengalaman saat melahirkan terhadap harapan
c.       Pengalaman melahirkan dan membesarkan anak yang lalu
d.      Pengaruh budaya.
e.      Periode diuraikan rubin dalam 3fase , taking on, taking in, letting go.

Reva rubin mengklasifikasikan tahapan ini menjadi tiga tahap yaitu:
A . Taking on (tahapan meniru)
      Seorang wanita dalam pencapaiaan sebagai ibu akan memulainya dengan meniru dan melakukan peran seorang ibu.
1.      ibu memperhatikan kemampuan menjadi orang tua dan meningkatkan tanggung jawab akan bayinya
2.    ibu memfokuskan perhatian pada pengontrolan fungsi tubuh, BAK, BAB dan daya tahan tubuh
3.      ibu cenderung terbuka menerima nasihat bidan dan kritikan pribadi
4.     ibu berusaha untuk menguasai keterampilan merawat bayi seperti menggendong, menyusui, memandikan dan mengganti popok.

B. Taking in (tahapmembayangkan)
      Seorang wanita sedang membayangkan peran yang dilakukannya . introjektion, projection dan rejection merupakantahapdimanawanitamembedakan model-model yang sesuai dengan keinginannya.
1.       ibu masih pasif dan tergantung pada orang lain
2.      perhatian ibu tertuju pada ke khawatiran pada perubahan tubuhnya
3.      ibu akan mengulangipengalaman-pengalamanketikamelahirkan
4.  memerlikan ketenangan dalam tidur untuk mengembalikan keadaan tubuh kekondisi normal.
5.  nafsu makan ibu biasanya bertambah sehingga membutuhkan peningkatan nutrisi. Kurangnya nafsu makan menandakan proses pengembalian kondisi tubuh tidak berlangsung normal.

C. Letting go (tahapmengingat)
      Wanita mengingat kembali proses dan aktifitas yang sudah di lakukannya. Pada tahap ini seorang akan meninggalkan perannya di masa lalu.
1.       terjadi setelah ibu pulang ke rumah dan di pengaruhi oleh dukungan serta perhatian keluarga
2.  ibu sudah mengambil tanggung jawab dalam merawat bayi dan memahami kebutuhan bayi sehingga akan mengurangi hak ibu dalam kebebasan dan hubungan social



Tidak ada komentar :

Posting Komentar